Forum yang menyampaikan syiar syiar tentang islam di sumberkan dari majelis ta'lim setempat
Rabu, 13 Mei 2015
MEMAHAMI 3 OBAT BAGI PENYAKIT HATI
“Di antara tanda matinya hati adalah tidak adanya perasaan sedih atas kesempatan beramal yang engkau lewatkan dan tidak adanya penyesalan atas pelanggaran yang engkau lakukan.”
---Ibn Atha’illah dalam Al-Hikam
Sahabatku, setidaknya terdapat 3 penyebab utama matinya hati. Pertama, terlalu cinta kepada dunia. Kedua, kurangnya kehati-hatian dan kurang berdzikir. Ketiga, selalu menuruti hawa nafsu.
Obat untuk penyakit pertama adalah dengan menanamkan sikap sederhana, qanaah dan berhemat. Untuk obat bagi penyakit kedua adalah dengan menumbuhkan kesadaran secara terus-menurus akan kehadiran Allah disertai dengan doa dan munajat kepada-Nya.
Dan, untuk obat penyakit ketiga adalah dengan mengikuti para guru yang telah mendapatkan cahaya Ilahi, yang telah berada di jalan kenabian, dengan nasihat, petuah, dan instruksi-instruksi mereka untuk mengolah jiwa (riyadhah) dan menundukkan hawa nafsu. Demikian menurut Syekh Fadhlalla Haeri.
Semoga bermanfaat
Kisah Hasan al-Bashri Melihat Orang Pacaran.
يُحكى أن هماً غسلته دمعة، وقلباً أحيته سجدة، وحُلماً حققته دعوة .. (درر الصالحين)
Diceritakan:
Bahwa Kebingungan tercuci dengan air mata
Hati terhidupkan dengan Sujud
Dan Mimpi terwujudkan dengan Doa.
Kisah Hasan al-Bashri Melihat Orang Pacaran.
Suatu hari di tepi sungai Dajlah, Hasan al-Basri melihat seorang pemuda duduk berdua-duaan dengan seorang perempuan.
Di sisi mereka terletak sebotol arak. Kemudian Hasan berbisik dalam hati, “Alangkah buruk akhlak orang itu dan alangkah baiknya kalau dia seperti aku!”
Tiba-tiba Hasan melihat sebuah perahu di tepi sungai yang sedang tenggelam
Lelaki yang duduk di tepi sungai tadi segera terjun utk menolong penumpang perahu yang hampir lemas karena karam
Enam dari tujuh penumpang itu berhasil diselamatkan
Kemudian dia berpaling ke arah Hasan al-Basri dan berkata, “Jika engkau memang lebih mulia daripada saya, maka dengan nama Allah, selamatkan seorang lagi yang belum sempat saya tolong. Engkau diminta untuk menyelamatkan satu orang saja, sedang saya telah menyelamatkan enam orang.”
Bagaimanapun Hasan al-Basri gagal menyelamatkan yang seorang itu
Maka lelaki itu bertanya padanya. “Tuan, sebenarnya perempuan yang duduk di samping saya ini adalah ibu saya sendiri, sedangkan botol itu hanya berisi air biasa, bukan anggur atau arak.”
Hasan al-Basri tertegun lalu berkata, “Kalau begitu, sebagaimana engkau telah menyelamatkan enam orang tadi dari bahaya tenggelam ke dalam sungai, maka selamatkanlah saya dr tenggelam dalam kebanggaan dan kesombongan.”
Lelaki itu menjawab, “Mudah-mudahan Alloh mengabulkan permohonan tuan.”
Semenjak itu, Hasan al-Basri semakin dan selalu merendahkan hati bahkan ia menganggap dirinya sebagai makhluk yang tidak lebih baik dari pada orang lain.
Smg bermanfaat.
Diceritakan:
Bahwa Kebingungan tercuci dengan air mata
Hati terhidupkan dengan Sujud
Dan Mimpi terwujudkan dengan Doa.
Kisah Hasan al-Bashri Melihat Orang Pacaran.
Suatu hari di tepi sungai Dajlah, Hasan al-Basri melihat seorang pemuda duduk berdua-duaan dengan seorang perempuan.
Di sisi mereka terletak sebotol arak. Kemudian Hasan berbisik dalam hati, “Alangkah buruk akhlak orang itu dan alangkah baiknya kalau dia seperti aku!”
Tiba-tiba Hasan melihat sebuah perahu di tepi sungai yang sedang tenggelam
Lelaki yang duduk di tepi sungai tadi segera terjun utk menolong penumpang perahu yang hampir lemas karena karam
Enam dari tujuh penumpang itu berhasil diselamatkan
Kemudian dia berpaling ke arah Hasan al-Basri dan berkata, “Jika engkau memang lebih mulia daripada saya, maka dengan nama Allah, selamatkan seorang lagi yang belum sempat saya tolong. Engkau diminta untuk menyelamatkan satu orang saja, sedang saya telah menyelamatkan enam orang.”
Bagaimanapun Hasan al-Basri gagal menyelamatkan yang seorang itu
Maka lelaki itu bertanya padanya. “Tuan, sebenarnya perempuan yang duduk di samping saya ini adalah ibu saya sendiri, sedangkan botol itu hanya berisi air biasa, bukan anggur atau arak.”
Hasan al-Basri tertegun lalu berkata, “Kalau begitu, sebagaimana engkau telah menyelamatkan enam orang tadi dari bahaya tenggelam ke dalam sungai, maka selamatkanlah saya dr tenggelam dalam kebanggaan dan kesombongan.”
Lelaki itu menjawab, “Mudah-mudahan Alloh mengabulkan permohonan tuan.”
Semenjak itu, Hasan al-Basri semakin dan selalu merendahkan hati bahkan ia menganggap dirinya sebagai makhluk yang tidak lebih baik dari pada orang lain.
Smg bermanfaat.
Selasa, 31 Maret 2015
Kalian Punya Msalah, Silahkan Baca
Assalaamu'alaikum warohmatullahi wabarokaatuh..Sahabat muslimah yang insyaAllah di Rahmati Allah Subhaanahu Wa Ta'aala..
menjadi muslimah yang sejati memang sangat lah sulit, berbagai guncangan yang menyayat hati datang menerjang ketangguhan untuk tetap berdiri dan berpegang teguh unuk meraih cita cita menjadi wanita sholehah, menjadi yang terbaik untuk keluarga kelak, anak nya, dan orang tua nya..
Sabar... adalah satu kata yang singkat namun sangat berarti.,
dengan bersabar semua akan terasa indah pada akhirnya..
mengingat pengalaman ku, banyak kejadian yang selalu membuatku merasa Allah Subhaanahu Wa Ta'aala selalu ada bersama orang-orang yang bersabar, segala keajaiban turun , mengetuk pintu hati yang amat keras ini, menjadi hati yang begitu mudah tersentuh ..
Sahabat muslimah ..
Allah Subhaanahu Wa Ta'aala berfirman dalam QS:Al-Baqoroh:45-46
Yang Artinya : "Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat , dan sholat itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk. (45) (yaitu) mereka yang yakin , bahwa mereka akan menemui Tuhan nya, dan bahwa mereka akan kembali kepadaNya.(46)"
Dalil Al Quran di atas merupakan perintah Allah Subhaanahu Wa Ta'aala untuk hambaNya mengenai sabar. Dan masih banyak lagi dalil-dalil yang diterangkan di dalam kitab suci Al Quran. Allah Subhaaahu Wa Ta'aala akan memberikan pahala bagi orang yang mampu bersabar.
terkadang sifat sabar dalam diri manusia sulit di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari atau kehidupan nyata,perlu latihan latihan sifat sabar untuk memupuk sifat sabar dalam hati seseorang, mari kita lihat
Dalil pada QS:Al Baqarah:153 mengatakan "bahwa sholat dapat membawa kita pada sifat sabar, serta Allah Subhaanahu Wa Ta'aala akan selalu bersama orang-orang yang sabar."
Subhaanallah.. petunjuk untuk menjadi pribadi yang dapat memupuk kesabaran dalam dirinya sudah di terangkan pula di dalam Al Quran, yaitu mendirikan Sholat..
Sabarlah dalam keadaan apapun, memperjuangkan dakwah islam dan demi menggapai Ridho dari Allah Subhanahu Wa Ta'aala ..
Tak apa mereka saat ini menertawakan karena mengikuti syari'at Allah Subhaanahu Wa Ta'aala, asalkan tidak ditertawakan Syaithon karena menjadi peneman mereka di neraka, naudzubillahi mindzaalik..
Allah, kuatkan aku.. bimbing aku, teguhkan hati ku untuk tetap bisa meraih Ridho Mu.. Jauhkan lah rasa putus asa, bimbang dan ragu untuk tetap selalu berjuang menghadapi terjangan angin di dunia ini..
Aamiin Aamiin Aamiin Yaa Robbal'aalamiin...
Sumber: http://akurizkyamaliah.blogspot.com/
menjadi muslimah yang sejati memang sangat lah sulit, berbagai guncangan yang menyayat hati datang menerjang ketangguhan untuk tetap berdiri dan berpegang teguh unuk meraih cita cita menjadi wanita sholehah, menjadi yang terbaik untuk keluarga kelak, anak nya, dan orang tua nya..
Sabar... adalah satu kata yang singkat namun sangat berarti.,
dengan bersabar semua akan terasa indah pada akhirnya..
mengingat pengalaman ku, banyak kejadian yang selalu membuatku merasa Allah Subhaanahu Wa Ta'aala selalu ada bersama orang-orang yang bersabar, segala keajaiban turun , mengetuk pintu hati yang amat keras ini, menjadi hati yang begitu mudah tersentuh ..
Sahabat muslimah ..
Allah Subhaanahu Wa Ta'aala berfirman dalam QS:Al-Baqoroh:45-46
Yang Artinya : "Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat , dan sholat itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk. (45) (yaitu) mereka yang yakin , bahwa mereka akan menemui Tuhan nya, dan bahwa mereka akan kembali kepadaNya.(46)"
Dalil Al Quran di atas merupakan perintah Allah Subhaanahu Wa Ta'aala untuk hambaNya mengenai sabar. Dan masih banyak lagi dalil-dalil yang diterangkan di dalam kitab suci Al Quran. Allah Subhaaahu Wa Ta'aala akan memberikan pahala bagi orang yang mampu bersabar.
terkadang sifat sabar dalam diri manusia sulit di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari atau kehidupan nyata,perlu latihan latihan sifat sabar untuk memupuk sifat sabar dalam hati seseorang, mari kita lihat
Dalil pada QS:Al Baqarah:153 mengatakan "bahwa sholat dapat membawa kita pada sifat sabar, serta Allah Subhaanahu Wa Ta'aala akan selalu bersama orang-orang yang sabar."
Subhaanallah.. petunjuk untuk menjadi pribadi yang dapat memupuk kesabaran dalam dirinya sudah di terangkan pula di dalam Al Quran, yaitu mendirikan Sholat..
Sabarlah dalam keadaan apapun, memperjuangkan dakwah islam dan demi menggapai Ridho dari Allah Subhanahu Wa Ta'aala ..
Tak apa mereka saat ini menertawakan karena mengikuti syari'at Allah Subhaanahu Wa Ta'aala, asalkan tidak ditertawakan Syaithon karena menjadi peneman mereka di neraka, naudzubillahi mindzaalik..
Allah, kuatkan aku.. bimbing aku, teguhkan hati ku untuk tetap bisa meraih Ridho Mu.. Jauhkan lah rasa putus asa, bimbang dan ragu untuk tetap selalu berjuang menghadapi terjangan angin di dunia ini..
Aamiin Aamiin Aamiin Yaa Robbal'aalamiin...
Sumber: http://akurizkyamaliah.blogspot.com/
nasihat Al-Habib Ahmad bin Hasan Al-Aththas
" Ilmu adalah
alat, meskipun ilmu itu baik ( hasan ), tapi hanya alat bukan
tujuan,oleh karenanya ilmu harus diiringi adab, akhlaq dan niat-niat
yang sholeh. Ilmu demikianlah yang dapat mengantakan seseorang kepada
maqam-maqam yang tinggi."
# 1. Penuhilah hatimu dengan kecintaan terhadap saudaramu niscaya
akan menyempurnakan kekuranganmu dan mengangkat derajatmu di
sisi Allah
2. Barang siapa Semakin mengenal kepada allah niscaya akan semakin
takut.
3. Barang siapa yang tidak mau duduk dengan orang beruntung,
bagaimana mungkin ia akan beruntung dan barang siapa yang duduk
dengan orang beruntung bagaimana mungkin ia tidak akan beruntung.
4. Barang siapa menjadikan kematiaannya sebagai pertemuan dengan
sang kekasih (Allah), maka kematian adalah hari raya baginya.
5. Barang siapa percaya pada Risalah (terutusnya Rasulullah), maka ia
akan mengabdi padanya. Dan barang siapa percaya pada risalah, maka
ia akan menanggung (sabar) karenanya. Dan barang siapa yang
membenarkan risalah, maka ia akan mengorbankan jiwa dan hartanya
untuknya.
6. Kedekatan seseorang dengan para nabi di hari kiamat menurut kadar
perhatiannya terhadap dakwah ini.
7. Betapa anehnya bumi, semuanya adalah pelajaran. Kukira tidak ada
sejengkal tanah di muka bumi kecuali di situ ada ibrah (pelajaran) bagi
orang yang berakal apabila mau mempelajarinya.
8. Sebaik-baik nafsu adalah yang dilawan dan seburuk-buruk nafsu
adalah yang diikuti.
9. Tanpa menahan hawa nafsu maka manusia tidak akan sampai pada
Tuhannya sama sekali dan kedekatan manusia terhadap Allah menurut
kadar pembersihan jiwanya.
10. Jikalau sebuah hati telah terbuka, maka akan mendapatkan apa
yang diinginkan.
11. Barang siapa yang mempunyai samudra ilmu kemudian kejatuhan
setetes hawa nafsu, maka hawa nafsu itu akan merusak samudra
tersebut.
12. Sesaat dari saat-saat khidmat (pengabdian) , lebih baik daripada
melihat arsy dan seisinya seribu kali.
13. Menyatunya seorang murid dengan gurunya merupakan permulaan
di dalam menyatunya dengan Rasulullah SAW. Sedangkan menyatunya
dengan Rasulullah SAW merupakan permulaan untuk fana pada Allah
(lupa selain Allah)
14. Manusia di setiap waktu senantiasa terdiri dari dua golongan,
golongan yang diwajahnya terdapat tanda-tanda dari bekas sujud dan
golongan yang di wajahnya terdapat tanda-tanda dari bekas
keingkaran.
15. Barang siapa yang menuntut keluhuran, maka tidak akan peduli
terhadap pengorbanan.
16. Sesungguhnya di dalam sujud terdapat hakikat yang apabila
cahanya turun pada hati seorang hamba, maka hati tersebut akan sujud
selama-lamanya dan tidak akan mengangkat dari sujudnya.
17. Beliau RA berkata tentang dakwah, Yang wajib bagi kita yaitu harus
menjadi daI dan tidak harus menjadi qodli atau mufti (katakanlah wahai
Muhammad SAW inilah jalanku, aku mengajak kepada Allah dengan
hujjah yang jelas aku dan pengikutku) apakah kita ikut padanya
(Rasulullah) atau tidak ikut padanya? Arti dakwah adalah
memindahkan manusia dari kejelekan menuju kebaikan, dari kelalaian
menuju ingat kepada Allah, dan dari keberpalingan kembali menuju
kepada Allah, dan dari sifat yang buruk menuju sifat yang baik.
18. Syetan itu mencari sahabat-sahabatnya dan Allah menjaga kekasih-
kekasih- Nya.
19. Apabila ibadah agung bagi seseorang maka ringanlah adap
(kebiasaan) baginya dan apabila semakin agung nilai ibadah dalam hati
seseorang maka akan keluarlah keagungan adat darinya.
20. Bila benar keluarnya seseorang (di dalam berdakwah), maka ia akan
naik ke derajat yang tinggi.
21. Keluarkanlah rasa takut pada makhluk dari hatimu maka engkau
akan tenang dengan rasa takut pada kholiq (pencipta) dan keluarkanlah
berharap pada makhluk dari hatimu maka engkau akan merasakan
kenikmatan dengan berharap pada Sang Kholiq.
22. Banyak bergurau dan bercanda merupakan pertanda sepinya hati
dari mengagungkan Allah dan tanda dari lemahnya iman.
23. Hakikat tauhid adalah membaca Al Qur’an dengan merenungi
artinya dan bangun malam.
24. Tidak akan naik pada derajat yang tinggi kecuali dengan himmah
(cita-cita yang kuat).
25. Barang siapa memperhatikan waktu, maka ia akan selamat dari
murka Allah.
26. Salah satu dari penyebab turunnya bencana dan musibah adalah
sedikitnya orang yang menangis di tengah malam.
27. Orang yang selalu mempunyai hubungan dengan Allah, Allah akan
memenuhi hatinya dengan rahmat di setiap waktu.
28. Salah satu dari penyebab turunnya bencana dan musibah adalah
sedikitnya orang yang menangis di tengah malam.
Terompah (Sandal) Nabi Muhammad SAW
Sulthonul Qulub Habibana Munzir
Bin Fuad Al Musawa Alaihi Rahmatullah,Pernah Menyampaikan : Ketika
Nabiyullah Musa AS menghadap Allah di bukit Turisina maka Allah
berfirman : “Sungguh Aku (Allah) adalah Tuhanmu, maka lepaskan kedua
terompah mu karena sesungguhnya engkau berada di lembah yang suci“.( QS.
Taha : 12 ). kita lihat bagaimana Firman Allah yang memerintahkan nabi
Musa As. Untuk melepaskan kedua terompah (sandal) nya pada saat ingin
menghadap Allah SWT. berbeda pada saat Rasulullah SAW. Isra mi'raj
menghadap Allah SWT. Setelah Baginda Rasul sampai di ‘arsy Ar Rahman
beliau tidak diperintah untuk melepas sandalnya,bukan berarti sandalnya
lebih mulia dari seluruh makhluk .. (Jibril kok tidak bisa naik) tapi
sandal Rasul SAW bisa sampai ke hadirat Allah ? hingga muncul satu syair
: “ Mana sih yang lebih mulia Jibril atau sandal Rasulullah SAW ? kok
sandal Rasulullah SAW bisa sampai ke hadirat Allah..? tentunya (sangat
lebih mulia) malaikat Jibril.. Sebab sandal hanya terbuat dari kulit
kambing yang tidak ada artinya,tapi masalahnya d sini adalah karena
(sandal) tersebut terikat di kaki Sayyidina Muhammad SAW…!, ini adalah
hukum taba’iyyah (yaitu Bersamaan),Tentunya pakaian Rasul SAW yang
dipakai beliau bukan berarti lebih mulia dari semua makhluk, tapi hal
itu dikarenakan hukum taba’iyyah yaitu terikat dengan Beliau SAW.
Renungkanlah wahai saudara ku.. kalau sandal yang terikat di kaki beliau
bisa sampai ke hadirat Allah, terlebih lagi jiwa yang cinta yang
senantiasa terikat kepada Sayyidina Muhammad SAW! Jiwa yang selalu
merindukan beliau, jiwa yang slalu mencintai dan selalu ingin bersama
beliau, jiwa yang mengidolakan beliau lebih dari makhluk yang lain..
wahai saudaraku.. semoga dengan sebab terikat nya jiwa kita beridolakan
Rasulullah SAW.. kelak kita akan di kumpulkan oleh Allah dengan Beliau..
Aamiin Allahumma Aamiin. Shollu Alan Nabi Muhammad SAW ^_^
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tidak
ada harga atas waktu. Tapi waktu sangat berharga. Memiliki waktu tidak
membuat kita kaya tapi menggunakan waktu dengan baik itu adalah sumber
dari semua kekayaan.
Kriteria Imam Sholat ( Fiqih, Syafi'iah )
Kriteria Imam Sholat ( Fiqih, Syafi'iah )
للامام صفات
Imam mempunyai berbagai sifat
صفات مستحبة و صفات مشروطة
1. Sifat-sifat Imam yang di sunnahkan/ di itung baik (di anjurkan )
2. Sifat-sifat Imam yang di syaratkan/ tidak boleh tidak ( harus ada )
فالمستحبة ستة وهى الفقه و القراءة و الورع و السن و النسب و الهجرة
Sunah-sunnah Menjadi Imam ada 6 ( sunnah bukan syarat, hanya makruh bila meningalkanya )
1. Faqih ( Faham ilmu agama )
2.Qira'ah ( banyak hafalan dan menurut imam subky yg bagus bacaanya )
3.Wara ( mempunyai sifat wara, hati-hati dalam mengamalkan agama )
4.Sinnun ( Umur lebih tua )
5.Nasab ( keturunan mulia )
6.Hijrah ( yang melakukan hijrah dg nabi) mungkin skarang sdah tidak ada.
و
المشروطة خمسة احدها و ثانيها ان لا يكون محدثا او جنبا و ثالثها ان لا
يكون على ثوبه او بدنه نجاسة غير معفو عنها و رابعها ان لا يترك الاعتدال و
الطمأنينة فى الصلاة و او نفلا و خامسها ان لا يترك قراءة الفاتحة مع
امكانها
Syarat-syarat Imam 5 ( yang tidak boleh di tinggalkan syartanya )
1,2. Tidak berhadats kecil dan besar
3. Tidak ada najis di bajunya atau badanya ( najis yang tidak dimaafkan )
4. Jangan meninggalkan Tumaninah ( Ukuran Tumaninah ukuran membaca tasbih )
5.
Tidak meninggalkan bacaan fatihah / imam hafal fatihah ( ini mungkin
ada yang belum hafal fatihah bagi muallaf, yg di boleh kan dg tasbih )
Intaha Kitab Syarah Sulam At-Taufiq
Langganan:
Postingan (Atom)


